Sabtu, 24 September 2011

LIFE

Ini baru petama kali membuat cerita aku harap kalian suka.
Kalian harus baca, kalau gak baca nyesel seumur hidup. Hehe :p
Padahal pertama aku gak niat buwat cerita kayak gini.
Nah hasil sudah kayak gini.
Hahahaha selamat membaca. Hahahahaha


Kini hanya tinggal aku dan kesedihan …
Saat semuanya berhenti,aku berlutut di hadapan dunia,aku tersesat di dalam hutan yang sangat gelap,seluruh badanku bergetar.
“Di mana aku sekarang” sambil ketakutan.
Aku mencoba untuk keluar dari tempat ini,tapi aku tidak tahu bagaimana aku bisa keluar,aku tidak tahu harus kemana,tak ada seorangpun di sini,di sekitarku terasa sangat gelap sekali,kini semua terasa sangat dingin.
Dari kejauhan aku melihat cahaya  yang sangat terang,aku mulai berjalan ke arah cahaya itu,aku mulai mendekat ke arah cahaya itu berasal dari sebuah pintu yang sangat besar,dan indah sekali.
Setelah beberapa saat,seorang lelaki dantang menhampiriku dengan jubah putih keluar dari balik pintu tersebut. Lelaki tersebut terlihat asing bagiku. Dia tersenyum kepadaku dan aku membalas senyum itu.
’’Kamu siapa ?” Tanyaku.
Dia hanya tersenyum padaku.
Lelaki itu memiliki paras wajah yang lembut dan matanya yang bersinar. Rambutnya jatuh di atas matanya.
Dia mengajakku masuk kedalamnya,yang kulihat adalah taman yang sangat indah,kemudian kami duduk bersama sambil melihat taman yang indah. Dan aku tertidur di pangkuan tubuhnya yang hangat dan nyaman. Sampai aku lupa kalau aku harus kembali ke rumah.

“Oh iya, aku sudah berapa lama di sini ? Aku harus kembali pulang.”

“Apakah kita bisa bertemu lagi di sini ?” Tanyanya.
Aku hanya tersenyum kepada lelaki itu.

Aku berjalan kembali ke pintu masukku tadi,aku berlari mengikuti cahaya itu hingga akhirnya tertelan lalu aku terbangun dari mimpiku.

“Apa aku tadi hanya bermimpi ?” Terdiam sejenak.

“Mimpi yang indah” Ucapku.

Tiga hari berlalu …

Hari hariku berjalan seperti biasa,sampai saat tubuhku terasa sangat lemah. “Ada apa denganku.” Tiba tiba aku terjatuh,nafasku terasa sangat sesak saat aku bernafas,aku hanya menangis. Semua di sekitarku mencoba menanyakan apa yang sedang terjadi kepadaku.

Aku tidak bisa menjawab,ini terjadi begitu saja,akupun tak tahu harus bagaimana yang harus kulakukan. Aku berlari dari kerumunan itu,mencoba menyembunyikan masalah ini. Aku tetap berlari sekuatku tenagaku,saat kuberlari nafsku semakin terasa sesak dan seketika aku terjatuh,itu sangat sakit,aku tetap menangis,badanku terasa sangat lemah serasa aku tidak dapat bergerak lagi.

Di sini sangat sepi,tak ada seorangpun di sini,sampai saat aku mendengar suara kaki yang berjalan menuju ke arahku,suara itu semakin dekat menuju ke arahku,suara langkah itu berhenti di depanku,aku mencoba melihat siapa orang yang sedang berdiri di depanku saat ini,aku mulai mengangkat kepalaku dan mencoba melihat seorang yang ada di depanku. Yang kulihat adalah seorang lelaki tampan yang sedang berdiri di depanku.badanya terliahat tinggi,lelaki itu sedang mengenakan,pakain berjubah hitam panjang. Lelaki itu mulai mengulurkan tangannya,untuk membantu bangun,aku pun mengulurkan tanganku.

Saat tanganku ini menyentuh tangannya yang besar dan hangat saat menyetuh tanganku yang dingin ini,yang hampir membeku,serasa itu obat bagiku. Nafasku kembali normal lagi. Saat tubuhku yang lemah ini telah berdiri tegap tepat di hadapan lelaki itu,aku memandang wajahnya yang cukup tenang saat melihatku.


‘’Rasanya aku pernah melihat kakak” Ucapku padanya.Dia hanya tersenyum padaku dan mencoba mengigatnya.

”Wajahmu terlihat sangat jelek ketika kau mengais,kamu jauh lebih indah ketika kau tersenyum”. Kata lelaki itu,sambil memandang wajahku yang penuh dengan air mata.

Aku mulai menghapus air mataku. Lelaki itu masih menggenggam tanganku,sampai dia menarik tanganku pergi dari tempat itu,aku mencoba melepaskan genggamannya,tetapi lelaki itu semakin erat menggenggam tanganku. Tapi feeling ku  mengatakan lain,bahwa ini akan  baik-baik saja. Semakin aku berjalan semakin terlihat aneh jalan yang kulewati,serasa aku suadah berada di dunia lain yang sangat indah. Ketika langkah kakiku berhenti,aku mencoba melihat kedepan,apakah yang kulihat nanti suatu ke indahan tau sebaliknya, aku melihat disekelilingku,disini sangat indah sekali,lebih indah dari tempat apapun yang pernah kulihat selama ini.

Lelaki itu berlahan melihat ke arahku,tatapannya cukup yakin saat melihatku,wajahnya mulai mendekat ke arahku, aku tak tahu apa yang akan terjadi nanti,serasa aku sudah terbius seribu bahasa saat aku menatap wajahnya,wajahnya semakin mendekat,aku masih terdiam,lelaki itu mulai mengatakan sesuatu,yang harus kudengar dengan seksama.
Lelaki berkata,”Apa kamu mau ikut denganku ke tempat yang sangat indah dari pada di sini”?

Aku bingung dengan apa yang dia katakan.
Lelaki berkata,”jika kau belum siap untuk pergi,aku akan menunggumu”.
Tiba-tiba lelaki itu memeluk tubuhku yang sangat dingin ini,sarasa suhu tubuhku yang dingin berubah menjadi hangat.

“Apakah kita bisa bertemu lagi ?” Tanya lelaki itu.

“Munkin saja” Jawabku sambil tersenyum.
Kita berpisah di persimpangan jalan,suara kakinya semakin jauh dan sudah tidak terdengar lagi. Aku mulai melanjutkan jalanku,kejadian hari ini membuat semua masalahku jadi terlupakan.

Aku berhenti berjalan,memikirkan hal tadi. Bahwa kuteringat dengan mimpiku beberapa hari yang lalu,mimpi ku kini jadi kenyataan. Aku bingung apa yang sebenarnya telah terjadi.Kini hari hariku di penuhi tanda tanya yang besar,yang harus aku jawab.



Tuhan apakah ini sebuah cobaan darimu
Tolong berilah aku kemudahan,
Apakah semua ini adalah pesan dari-Mu
Apakah aku bisa menyelesaikan semua ini

Kenapa dadaku terasa sangat sesak
Aku tidak dapat bernafas
Tuhan bolehkah aku ada di dunia untuk bahagia
Aku masih ingin hidup lebih lama lagi

Aku masih ingin melihat wajah wajah bahagia
Untukku lebih lama lagi
Aku masih ingin membahagiakan kedua orang tuaku
Dan sahabat-sahabatku …

Bila ada tawa di dunia ini
Maka ada tangis di sampingnya…
Bila ada keberasilan di dunia ini
Maka ada kegagalan di sampingnya …
Bolehkah aku tersenyenyum lebih lama lagi



Aku mendengar suara yang kukenal,mereka seperti ayahku,ibuku,kakakku dan sahabat-sahahabatku,tapi kenapa yang kudengar ini seperti suara tangisan. Aku bertanya tanya apa yang sedang mereka tangisi. Aku mulai membuka mataku,aku bangun dari tempat tidurku,dan aku mencoba menyetuh sahabatku. Aku terkejut bahwa aku sudah…

“Ada apa denganku ?”  Tanyaku.

Apakah aku sudah mati
Aku belum siap dengan semua ini
Aku tahu bahwa selama ini
Aku telah tertidur sangat panjang
Sangat panjang …
Dan aku terbangun semuanya telah seperti ini
Tuhan apakah ragaku ini telah tiada
Aku belum siap dengan semua ini …

Seminggu lamanya aku mengalami koma tanpa pernah bangun. Dan ketika aku terbagun semua telah terjadi kepadaku. Saat aku melihat ragaku yang telah terbujur kaku,wajahku terliat sangat pucat,seluruh keluargaku ada di sampingku. Ayah, ibu, kakakku serta teman temaku sudah ada di sekelilingku menangisi kepergianku. Sampai ku terdengar.

“Kita bertemu lagi” Suara lelaki.Lelaki di mimpiku datang,menghampiriku.

“Apakah kamu sudah siap pergi,untuk meninggalkan semua ini ? kembali ke tamaan indah itu” 

“Jika ini saatnya aku harus pergi aku harus siap dengan apapun yang terjadi,jika saatnya aku harus meninggalkan semua orang yang aku cintai”


“Apakah ada kata terakhirmu di dunia ini ?”

“Aku hanya ingin bisa melihat mereka bahagia,aku ingin kepergianku ini bukan menjadi penyeselah yang sangat besar aku ingin melihat senyuman dari orang orang yang ku sanyangi setelah kepergianku. 

Lelaki itu mengajakku untuk jalan pergi dari sana.Hingga aku sudah berada di tempat di mana aku bermimpi dahulu.aku berjalan menuju pintu yang pernah aku masuki,aku berjalan lurus dengan penuh kepastian.
Aku melangkah kedepan,menuju lelaki itu,yang sedang menungguku.

“Apakah aku masih bisa memohon ?”tanyaku kepada lelaki itu.Lelaki itu menganggukan kepalanya.

“Semoga hidupku selama ini dapat di kenang dengan baik”

Maafkan aku jika aku terlalu cepat meninggalkan kalian semua
Tuhan terima kasih, Kau telah memberiku hidup selama ini …
Ayah terima kasih,kau telah membimbingku selama ini …
Ibu terima kasih,kau telah menghidupiku selama ini …
Sahabat-sahabatku terima kasih,telah memberiku kenangan indah bersama kalian …
Ucapan dariku.Terima kasih… 
TAMAT

Maaf ya kl agak aneh + kepanjangan -__-"
Follow : @phiolla

6 komentar: